Tanggal Hari Ini : 22 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
BISNIS WARALABA HARUS BENAR-BENAR TERUJI
Senin, 17 Oktober 2011 13:33 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Tiga hal penting mengapa sebuah bisnis diwaralabakan. Pertama, terbukti usaha tersebut menguntungkan dan memiliki potensi meraih keuntungan dimanapun usaha tersebut dijalankan, karena usaha tersebut adalah usaha yang memiliki produk yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

Kedua, teruji. Bisnisnya telah teruji dalam siklus bisnis baik pada saat sepi   atau  saat ramai.  Bisnis tersebut juga teruji secara alami, tidak dibuat seakan-akan ramai, atau melakukan pencitraan yang berlebihan tanpa didukung oleh bukti-bukti yang realistis dan memadai.

Ketiga, konsisten dan memiliki system bisnis yang memadai. Banyak orang yang menganggap system bisnis hanya pada seragam, atau warna gerai. Sistem adalah keseluruhan problem solving yang dihadapi pemilik merek selama menjalankan bisnis, serta menciptakan terobosan-terobosan baru sehingga bisnis tersebut unggul dan layak diwaralabakan. Jangan juga terperangah dengan istilah Standar Operating Procedur (SOP) karena SOP hanya sebagian kecil dari system operasional bisnis yang akan anda jalankan.

Seberapa banyakkah para pebisnis baru menuai keberhasilan dengan membeli system waralaba? Jumlahnya sangat banyak, tetapi yang gagal juga tak terhitung banyaknya. Karena sehebat  merek  dan jenis bisnis yang akan anda jalankan, kunci terpening ada pada diri anda sendiri, yaitu entrepreneurship skill anda. Jika anda terus emmbangun entrepreneurship skill dengan baik, dan belajar dari kegagalan yang sudah anda lakukan, percayalah anda akan berhasil lebih baik dan lebih besar dari apa yang sudah anad lakukan selama ini.

Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar, mengungkapkan jenis bisnis seperti kuliner, pendidikan, salon kecantikan, bengkel motor atau mobil, produk-produk ritel berpeluang besar  untuk diwaralabakan. Tetapi ingat, lanjutnya , para calon pebisnis hendaknya berhati-hati menentukan  peluang usaha melalui waralaba, karena sering terjadi kerancuan antara waralaba (franchise) dengan bussiness opportunity (BO). Konsep waralaba yang secara legal dan dalam PP No. 42 tahun 2007 dijabarkan bahwa waralaba harus terbukti benar-benar menguntungkan, selain itu proses aplikasi bisnisnya mudah diterapkan dan diajarkan kepada pengambil pewaralaba.

Selamat berburu bisnis waralaba

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari